selalu

naif-selalu

s’lalu menemaniku
saat kau jauh, dari diriku

ia bercahaya
diatas sana, kesunyian malam

sentuhan lembutnya
balut tubuhku
menghangatkan
diri, yang sepi

s’lalu mengobatiku
saat sang rindu, menyapa diriku
Tuhan biarkanlah
dia temaniku, sepanjang malam

sentuhan lembutnya
balut tubuhku
menghangatkan
diri, yang sepi

s’lalu… (s’lalu, s’lalu..)
s’lalu… (s’lalu, s’lalu..)
s’lalu…

*untukmu bintangku… siapapun dirimu.*

One Response to “selalu”

  1. marisa Says:

    …. lights will guide u home
    ….. and ignite u’r bones
    ….. and i’ll try
    …….. to fix u……..

Leave a Reply